SINTEK Sukses Gelar Pelatihan dan Bimbingan Teknis Implementasi SAK EP bagi Koperasi Syariah
Semarang, 15 April 2026 – PT SINERGY TEKNOLOGI PBMTI (SINTEK) sukses menyelenggarakan Pelatihan dan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Implementasi SAK EP bagi Koperasi Syariah yang berlangsung selama dua hari pada 14–15 April 2026 di Hotel HCI Kota Semarang. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan implementasi SAK EP yang sebelumnya juga telah dilaksanakan pada 03–04 Desember 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 50 BMT dan koperasi syariah dari berbagai wilayah di Indonesia sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat transformasi digital serta kesiapan implementasi standar akuntansi keuangan yang lebih modern, terintegrasi, dan akuntabel.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen SINTEK kecepatan beradaptasi dengan perubahan seperti regulasi Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang Kebijakan Akuntansi Koperasi, yang mengatur kewajiban penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) bagi koperasi di Indonesia. Sejalan dengan regulasi tersebut, SINTEK mengambil peran aktif dalam membantu BMT dan KSPPS mempersiapkan proses implementasi melalui pelatihan, pendampingan teknis, serta pemanfaatan teknologi digital yang terintegrasi.
Sebagai perusahaan solusi teknologi mikrofinance syariah dan konsultasi teknologi informasi dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, SINTEK terus berkomitmen mendukung penguatan ekosistem keuangan syariah melalui layanan teknologi Sistem Keuangan Mikro Syariah (BMT/KSPPS), pengembangan ekosistem syariah muamalah, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
SINTEK juga menghadirkan berbagai produk unggulan seperti, Daftar Buku Anggota Digital (D-BUANDI), Mobile Application, Virtual Account (VA) H2H Bank dan solusi digital lainnya yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional lembaga keuangan mikro syariah secara modern dan efisien.
Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Utama SINTEK beserta para mitra strategis bisnis, di antaranya Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Muamalat Indonesia (BMI), yang memberikan dukungan terhadap percepatan digitalisasi ekosistem koperasi syariah nasional.
Selama pelaksanaan pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif terkait implementasi SAK EP pada aplikasi TASNIM Islamic Microfinance Core System, mulai dari pemahaman regulasi, penyesuaian proses bisnis, hingga praktik teknis implementasi pada platform teknologi yang dikembangkan SINTEK.
Pelatihan dan BIMTEK ini dipimpin langsung oleh tim IT SINTEK yang memberikan pendampingan teknis secara intensif, interaktif, dan aplikatif kepada seluruh peserta. Kehadiran langsung tim teknis SINTEK menjadi nilai tambah tersendiri karena memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi secara mendalam serta mengenal lebih dekat kapabilitas dan profesionalitas tim SINTEK melalui interaksi tatap muka secara langsung.
Momentum ini menjadi pertemuan penting yang mempererat hubungan SINTEK dengan para mitra pengguna sekaligus memperkuat kepercayaan bahwa SINTEK tidak hanya hadir sebagai penyedia solusi teknologi, tetapi juga sebagai mitra transformasi digital terpercaya bagi BMT atau Koperasi Syariah Indonesia.
Dalam sambutannya, Direktur Utama SINTEK menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi teknologi yang adaptif terhadap kebutuhan industri keuangan mikro syariah.
“Transformasi digital tidak cukup hanya dengan menyediakan sistem. Dibutuhkan pendampingan, edukasi, dan kolaborasi nyata agar implementasi berjalan optimal. Melalui kegiatan ini, SINTEK menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi koperasi syariah menuju tata kelola digital yang modern, akuntabel, dan berkelanjutan.”
Dengan suksesnya kegiatan ini, SINTEK berharap dapat terus menjadi bagian dari penguatan ekosistem koperasi syariah Indonesia melalui inovasi teknologi, edukasi, dan kolaborasi berkelanjutan bersama berbagai stakeholder industri keuangan syariah.